Teknologi Bantu Upgrade UMKM

InsightTips

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memainkan peran strategis dalam mengurangi tingkat kemiskinan dengan menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesetaraan ekonomi di Indonesia. Tercatat oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar 99,9% dari total unit usaha di Indonesia adalah UMKM. Adapun bila dilihat secara penyerapan tenaga kerja, UMKM menyerap 97,22% dari total tenaga kerja di Tanah Air.

Kenaikan kelas UMKM merupakan hal yang sangat dibutuhkan, yang memang pada prosesnya tidak dapat dilakukan sendiri. Perlu sinergi bersama dengan upaya berkelanjutan untuk mendorong tumbuhnya wirausahawan atau usaha rintisan (startup) baru di negara ini. Terutama pasca covid-19 menyerang. Perlu adaptasi massif dan strategis untuk mampu bertahan.

Untuk ini, tidak ada opsi lain yang lebih relevan melainkan pemanfaatan teknologi digital. Laporan Deloitte mengungkapkan bahwa digitalisasi UMKM dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 2%. Sayangnya, hambatan UMKM untuk berkembang jauh lebih berat dari sekadar hadir di ranah online. Mempekerjakan talenta yang cocok, membuat sistem yang dapat diskalakan, mendapatkan calon pelanggan, pendanaan serta inovasi produk juga merupakan beberapa kendala yang harus diatasi.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, para pelaku UMKM akan memiliki kesempatan yang sama dengan pelaku usaha besar untuk menjual produk mereka. Hal ini dikarenakan mereka akan berada di dalam satu platform yang sama misalnya melalui e-commerce marketplace sehingga memiliki kesempatan yang sama dalam melakukan promosi dan penjualan produk.

Berikut merupakan beberapa peranan teknologi dalam membantu UMKM

  • Mempromosikan Produk, Membangun, serta Mempertahankan Relasi

Dengan adanya media online, UMKM dapat memperkenalkan produk atau jasa ke daerah-daerah berbeda tanpa perlu membayar mahal. Media online terdiri dari berbagai media sosial seperti facebook, blog, official website, e-commerce dan yang lainnya. Kemajuan ini memungkinkan UMKM menjangkau pasar yang lebih luas, juga memungkinkan UMKM melakukan komunikasi dan kerjasama jarak jauh dengan rekan bisnis, pelanggan, serta investor.

  • Mengontrol Jalannya Bisnis

Teknologi memberi kesempatan untuk mengawasi bisnis kapan pun dan dimana pun. Saat ini dalam mengelola asset-asset perusahaan dapat dilakukan hanya dengan menggunakan software. ERP merupakan salah satu sistem yang dapat dimanfaatkan. ERP merupakan singkatan dari enterprise resources planning, sebuah sistem terintegrasi untuk mengelola proses-proses bisnis perusahaan. Mulai dari leads hingga laporan keuangan dalam satu tempat. Selain itu pengawasan-pengawasan lain seperti pengawasan jaringan, gps tracking untuk distribusi dan yang lainnya akan memudahkan UMKM dalam menjalankan bisnisnya. Baca ulasan kami terkait ERP pada artikel lain.

  • Analisa

Sekarang UMKM dapat melihat perkembangan bisnis dengan program aplikasi bisnis seperti oracle dan SAS (Statistical Analysis System). Melalui program penelitian pasar seperti Metastock, UMKM dapat menguji coba strategi bisnis sebelum diterapkan dan mendapatkan data terbaru mengenai statistik pasar. UMKM juga dapat melihat kondisi pasar melalui aktivitas di media sosial melalui software analisis media sosial seperti Sonar Platform. Dengan banyaknya sumber data penelitian yang tersedia, UMKM dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan mudah.

  • Menjaga Keamanan Data

Keamanan data perusahaan semakin terjamin dengan adanya teknologi. Data yang awalnya hanya berbentuk tulisan dan mudah rusak sekarang dapat disimpan dalam bentuk file di USB, harddisk, laptop, atau komputer. UMKM juga dapat mem-back up data dan menyimpannya di tempat-tempat berbeda untuk mengurangi risiko kehilangan data.

Selain menyimpan secara offline, UMKM juga dapat menyimpan data UMKM secara online dengan menggunakan cloud storage. Menyimpan data secara online dianggap lebih aman dan efektif karena risiko data terhapus atau dicuri orang secara fisik sangat kecil. Namun demikian risiko serangan siber juga perlu Anda pertimbangkan. Ada beberapa cara untuk mengurangi risiko ini yang dapat Anda baca pada ulasan lain pada insight kami.

Dengan pertimbangan di atas sudah saatnya digitalisi UMKM benar-benar diterapkan. Teknologi benar menjadi enabler kunci dari proses perubahan yang sedang berlangsung, utamanya dengan pandemic yang terjadi saat ini.

Bagikan Artikel:

Artikel Lainnya

Menu
Open chat