Mengenal Software untuk Kebutuhan Bisnis

Software
software engineer

software adalah

Pernahkah Anda mendengar istilah software atau perangkat lunak komputer? Anda tentu sudah tidak asing lagi mendengar istilah tersebut. Terlebih, apabila pekerjaan yang Anda lakukan erat hubungannya dengan komputer. Saat ini pun sudah ada berbagai jenis perangkat lunak yang bisa Anda jadikan pilihan sesuai dengan keperluan bisnis Anda.

Baik itu melakukan editing video, membuat desain, accounting, pengelolaan human resources, dan masih banyak lagi yang lainnya. Para developer sendiri juga selalu melakukan pengembangan secara berkala agar semakin banyak fitur yang memudahkan para penggunanya dalam menggunakan software itu sendiri. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian software, fungsi, hingga tahapan proses pembuatan software, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Software

Software adalah data yang diprogram, disimpan, dan diformat secara digital dengan fungi untuk membantu untuk mencapai tujuan Perusahaan Anda. Software itu sendiri tidak memiliki bentuk fisik, Anda bisa mengoperasikannya lewat perangkat komputer.

Proses pengembangan software memerlukan bahasa pemrograman yang ditulis oleh seorang pemrogram/orang yang ahli akan bidang tersebut. Selanjutnya, perangkat tersebut dikompilasikan kemudian dikonversikan menjadi kode yang dikenali oleh mesin hardware/ perangkat keras. Lalu, apa saja fungsi software? Di bawah ini beberapa fungsi software untuk kebutuhan Personal maupun professional Anda.

Fungsi Software

Beberapa fungsi software secara umum sudah dijelaskan di atas. Namun, agar lebih jelasnya Anda bisa menyimak beberapa fungsi utama dari software selengkapnya di bawah ini:

  • Software berfungsi sebagai dasar kebutuhan komputer agar dapat dioperasikan dengan baik.
  • Software memiliki fungsi dalam mengatur hardware/perangkat keras yang ada pada komputer. Dengan begitu, komputer yang digunakan dapat bekerja dengan baik sesuai pekerjaan apa yang dibutuhkan.
  • Software juga dapat digunakan sebagai penghubung antara beberapa software yang lain dengan hardware komputer.
  • Software juga dapat berfungsi sebagai penerjemah perintah pada software lain yang ada dalam bahasa mesin. Dengan begitu, hardware pada komputer pun bisa mengerti dan menerimanya dengan baik.
  • Selain itu, perangkat lunak komputer ini juga dapat Anda gunakan dalam mengindentifikasi sebuah program di dalam komputer.

Contoh Software

Software Sistem Operasi

Software sistem operasi dapat membantu pengguna dan hardware untuk berfungsi dan berinteraksi satu sama lain. Pada dasarnya, ini adalah perangkat lunak untuk mengelola perilaku perangkat keras komputer sehingga dapat menyediakan fungsionalitas dasar yang dibutuhkan oleh pengguna.

Dengan kata sederhana, kita dapat mengatakan bahwa perangkat lunak sistem adalah perantara atau lapisan tengah antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak komputer ini mendukung platform atau lingkungan untuk perangkat lunak lain bekerja. Inilah alasan mengapa perangkat lunak sistem sangat penting dalam mengelola seluruh sistem komputer. Saat Anda pertama kali menyalakan komputer, itu adalah perangkat lunak sistem yang diinisialisasi dan dimuat ke dalam memori sistem. Perangkat lunak sistem berjalan di latar belakang dan tidak digunakan oleh pengguna akhir. Inilah alasan mengapa perangkat lunak sistem juga dikenal sebagai ‘perangkat lunak tingkat rendah’.

Beberapa contoh software sistem operasi seperti Linux, Android, CentOS, iOS, Mac OS, Microsoft Windows, Ubuntu, Unix, dll.

Software Aplikasi

Software Aplikasi, juga dikenal sebagai program end user atau program produktivitas, yaitu perangkat lunak yang membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas-tugas seperti melakukan penelitian online, mencatat catatan, menyetel alarm, merancang grafik, membuat log akun, melakukan perhitungan, atau bahkan bermain game.

Aplikasi berada di atas software sistem operasi. Tidak seperti perangkat lunak sistem, mereka digunakan oleh pengguna akhir dan spesifik dalam fungsi atau tugasnya dan melakukan pekerjaan yang dirancang untuk mereka lakukan. Misalnya browser adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk browsing internet atau MS PowerPoint adalah aplikasi yang digunakan khusus untuk membuat presentasi.

Software Aplikasi atau sekadar aplikasi juga dapat disebut sebagai aplikasi non-esensial karena kebutuhannya sangat subjektif dan ketiadaannya tidak memengaruhi fungsi sistem. Semua aplikasi yang kita lihat di ponsel kita juga merupakan contoh Software Aplikasi. Beberapa ini adalah contoh perangkat lunak Aplikasi Adobe Photoshop, Microsoft Word, Microsoft Excel, Google Chrome, Microsoft Team, Trello, Slack

Proses Pembuatan Software

software engineer

Proses pembuatan software dikenal juga dengan Software Development Life Cycle yang merupakan siklus hidup dalam proses pengembangan software. Setiap proses memiliki tahapan yang saling berhubungan, seperti ketika menggunakan suatu teknologi proses diawali dengan memberikan input kemudian informasi diproses sehingga menghasilkan output yang diinginkan. SDLC terdiri dari beberapa proses tahapan di antaranya adalah:

Ideation & Planning

Pada tahap ini kita akan melakukan brainstorming ide berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh end user. Bagaiman kita menciptakan beberapa planning dan menentukan solusi paling efektif dan efisien untuk diterapkan. Tahap ini bisa menjadi cukup penting karena akan mendasari kepada siapa software ini ditujukan.

Analysis Requirements

Proses ini membutuhkan komunikasi antara developer dengan end user/stakeholder untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang harus terpenuhi. Mulai dari kebutuhan perangkat yang digunakan, fitur apa saja yang perlu diterapkan dan berbagai hal lain yang terkait dengan kebutuhan software. Cara yang dilakukan umumnya dengan melakukan survei hingga diskusi langsung dengan end user/stakeholder.

Design and Prototyping

Seorang UI dan UX designer akan sangat berperan dalam tahap ini, dimana keduanya saling berkolaborasi untuk merancang bagaimana software dapat berinteraksi dengan maksimal dengan end user. UX designer/researcher akan melakukan analisa dari sisi pengguna, dan UI designer akan membuat protoype yang memungkinkan akan dapat mudah dipahami oleh end user dan juga diterapkan oleh engineer.

Software Development

Setelah proses research lapangan selesai, maka mulailah ketahap pengembangan software oleh engineer. Terdapat dua bagian engineer yang bertindak yaitu front-end sebagai pembuat program untuk tampilan software dan back-end yang bertugas membuat program untuk proses perpindahan data hingga keamanan software.

Testing

Tahap dimana software yang telah dibuat akan diuji dan dievaluasi. Mulai dari kecocokan fitur yang telah ditentukan, ketahanan sistem dan device, hingga tingkat kelayakan dalam penerapan software. Umumnya software pada tahap ini merupakan versi beta yang memang dikhususkan untuk uji coba sebelum diterapkan.

Deployment

Dengan serangkaian proses pengembangan yang telah dilakukan, maka saat tahap testing berakhir maka software layak untuk diluncurkan dan diterapkan.

Maintenance and Update

SDLC tidak akan berakhir saat software telah diluncurkan, proses ini akan terus berjalan. Perawatan, perbaikan, hingga pembaruan masih harus terus dilakukan untuk kelangsungan hidup software yang telah dikembangkan.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa software adalah perangkat lunak canggih yang akan terus mengalami perkembangan.

Proxsis Biztech memastikan perusahaan Anda memiliki software yang dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Dari mulai pengelolaan persediaan, perpajakan, penjualan, pembelian, manufaktur dan masih banyak lagi.

Agar memastikan memiliki software sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, kami menawarkan konsultasi Gratis dengan cara mengisi form dibawah ini!

Bagikan Artikel:

Artikel Lainnya

Menu
Open chat