Apa itu Security Operation Center (SOC)?
Insight Security Operation Center

Apa itu Security Operation Center (SOC)?

5 Menit Membaca

Privasi dan keamanan menjadi hal yang penting saat ini. Terutama dalam menggunakan internet dan teknologi yang semakin canggih. Sebab semakin berkembang teknologi dan internet, maka ancaman dan potensi bahaya juga ikut berkembang.

Berbagai inovasi dan sistem dikembangkan untuk menjamin keamanan dari bahaya-bahaya di internet. Salah satunya melalui Security Operation Center (SOC) sebuah sistem perlindungan yang cukup banyak dipakai oleh organisasi atau perusahaan.

Secara umum SOC berfungsi melakukan proses pengawasan, perlindungan, dan penanggulangan terhadap insiden keamanan TIK. SOC juga sering dikombinasikan dengan Network Operation Center (NOC).

Apa itu SOC?

SOC adalah fasilitas keamanan jaringan atau IT security perusahaan yang dijalankan dengan detail dan kompleks. Ruang lingkup SOC cukup luas, mulai dari mendeteksi, menganalisis, dan menanggapi insiden keamanan siber dengan menggunakan kombinasi teknologi dan prosedur yang jelas.

Peran SOC juga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengetahui keadaan jaringan dan menerima peringatan jika terjadi insiden keamanan informasi.  SOC juga bertanggung jawab untuk mencegah dan menanggulangi ancaman keamanan digital.

Baca juga : Security Operation Center

Hari ini berbagai bahaya mengancam aktivitas digital di banyak sektor, seperti serangan hacking, pencurian data, malware, spyware, trojan dan lainnya terus bermunculan. Sehingga keamanan jaringan pun sudah menjadi harga mati saat ini untuk melindungi perusahaan/organisasi dari ancaman siber tersebut.

Tiga Unsur Penting SOC

Apa itu Tiga Unsur Penting SOC?

Terdapat tiga komponen penting dalam menjalan SOC yaitu teknologi, sumber daya manusia (SDM) dan prosedur operasional. Tiga unsur ini harus dirancang dengan detail dan terintegrasi untuk membangun sistem keamanan yang kokoh dalam menghadapi bahaya siber.

  1. Teknologi
    Teknologi merupakan komponen yang utama dalam SOC. Terdapat sejumlah teknologi yang harus dimiliki, yaitu sensor untuk mendeteksi gangguan atau potensi serangan siber yang datang, SOC juga harus memiliki teknologi Correlation Engine untuk menganalisis aktivitas yang ada. Kemudian Response System sebagai perangkat yang akan bereaksi terhadap serangan dan kemungkinan insiden. Dan Log Management untuk mengumpulkan, normalisasi, dan menyimpan log.
  2. SDM
    Perangkat teknologi keamanan yang sudah dibangun membutuhkan SDM yang handal dan ahli untuk mengoperasikannya atau yang sering disebut dengan Security Analyst. SDM ini bertugas untuk memonitor, menganalisa, dan memberikan rekomendasi terhadap potensi gangguan incident security yang terjadi dan yang sedang terjadi.
  3. Prosedur Operasional
    Komponen SOC yang penting lainnya yaitu sistem operasional prosedur yang ditetapkan dalam penerapan SOC. Prosedur operasional ini akan menjadi panduan yang akan dilakukan saat mengantisipasi dan mengatasi bahaya siber yang terjadi.

Apa itu Tugas SOC?

Apa itu Tugas SOC?

Dalam mencapai hasil yang maksimal, SOC memiliki sejumlah tugas yang harus dipenuhi. Secara umum tugas-tugas ini dilakukan secara integrasi agar sistem keamanan berjalan dengan optimal;

  • Mengantisipasi Serangan
    Tugas pertama dari SOC dalam mengantisipasi serangan siber yang berpotensi terjadi, dengan  mendeteksi ancaman-ancaman yang akan muncul dan mengambil tindakan agar potensi bahaya tersebut tidak menyebabkan gangguan.
  • Menganalisa Bahaya
    Tugas SOC selanjutnya yaitu menganalisa berbagai hal terkait keamanan perusahaan/organisasi. Kemudian bertanggung jawab dalam menilai tools dan vendor keamanan serta mendalami ancaman yang pernah terjadi, untuk dijadikan rekomendasi kepada perusahaan.
  • Merespon Gangguan Keamanan
    Hal yang paling penting dalam SOC yaitu menangani gangguan keamanan yang terjadi untuk diatasi dengan segara agar tidak menyebabkan dampak negatif dan kerugian terhadap perusahaan. SOC juga berkewajiban untuk memulihkan sistem keamanan agar bisa  beroperasi seperti semula.
  • Investigasi
    SOC bertugas menginvestigasi gangguan-gangguan yang pernah terjadi, untuk mendalami secara detail penyebab dari gangguan keamanan. Kemudian merumuskan rekomendasi untuk perusahaan/organisasi agar gangguan yang sama tidak kembali terjadi.

Model-model SOC

Apa itu Model-model dari SOC?

Security Operation Center memiliki berbagai tipe berdasarkan pemanfaatannya, antara lain sebagai berikut:

  • SOC Internal
    Perusahaan membentuk Security Operations Center sendiri dengan menggunakan tenaga kerja sebagai  tim keamanan siber.
  • SOC Virtual
    SOC Virtual dioperasikan berbasis web yang dibangun dengan teknologi keamanan terdesentralisasi, yang memungkinkan tim di luar lokasi untuk memantau kejadian dan merespons ancaman.
  • Global atau Command SOC
    SOC ini merupakan grup keamanan tingkat tinggi yang mengawasi SOC yang lebih kecil di wilayah yang luas. Model Command SOC  biasanya dipakai di lembaga pertahanan dan  perusahaan global.
  • SOC yang Dikelola Bersama
    Model ini memadukan sistem keamanan internal perusahaan dengan vendor outsourcing untuk mengelola kebutuhan keamanan siber secara bersama-sama.

Selain menjamin keamanan dari gangguan dan bahaya aktivitas ilegal digital, SOC juga memiliki berbagai manfaat yang bagus dalam menunjang kinerja perusahaan/organisasi. Terutama dalam memastikan perusahaan berjalan tanpa ada gangguan. Hal ini juga akan berdampak dalam membangun kepercayaan pelanggan.

Baca juga : SOC Preventive Maintenance

Melihat kondisi perkembangan teknologi yang sangat berperan pada setiap industri di seluruh dunia, keamanan siber menjadi prioritas saat ini. 

Demikian penjelasan tentang apa itu SOC, unsur, tugas dan model yang perlu dipahami. Untuk infomasi lebih banyak perihal pengetahuan IT silakan kunjungi kumpulan artikel Biztech

Leave a Reply

Your email address will not be published.