5 Aspek Keuntungan ERP (Enterprise Resources Planning)

data, Insight, Tips
ERP (Enterprise Resources Planning)

 

Banyak perusahaan menggunakan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP, enterprise resources planning). Sistem ERP adalah sistem terintegrasi yang dapat mengelola sumber daya internal dan eksternal dalam bisnis. Alasan spesifik perusahaan berinvestasi dalam teknologi ini berbeda-beda, tetapi biasanya, pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas menjadi pertimbangan utama. Berbagai macam penawaran ERP dapat kita jumpai. Sebagian besar, menawarkan fungsionalitas dasar yang sama, sementara fitur dan operasial lainnya dapat disesuaikan. Ada baiknya sebelum Anda memutuskan untuk berinfestasi pada ERP anda memerhatikan hal-hal berikut:

  • Informasi

Sistem ERP memberi perusahaan akses ke banyak informasi perusahaan. Sebelumnya ERP digunakan, informasi ini sulit dan atau tidak tersedia. Dengan ERP pula, informasi yang ada cenderung memiliki akurasi dan relevansi yang lebih baik karena berasal dari satu sumber. Dalam prosesnya, ERP juga menyediakan berbagai macam laporan kepada perusahaan, sehingga informasi yang diperolah menjai lebih up date dan mudah digunakan.

  • Siklus Keuangan

Karena sistem ERP mengintegrasikan semua aspek operasional perusahaan, mereka mengurangi siklus pesanan ke kas. Kecepatan siklus pesanan-ke-kas menentukan seberapa cepat suatu perusahaan dibayar untuk barang atau jasa setelah penjualan terjadi. Biasanya, perusahaan dengan siklus pesanan-ke-kas yang cepat memiliki peningkatan arus kas pula. Sistem perangkat lunak yang tidak terintegrasi seringkali memerlukan beberapa ekstrak data ke berbagai program spreadsheet, atau mereka membutuhkan unggahan dari satu sistem ke sistem lainnya. Kesenjangan dalam aliran data ini memperlambat waktu respons dari saat pesanan diterima hingga waktu pembayaran diterima dari pelanggan. Semakin lama pelanggan membayar, semakin banyak uang tunai yang yang sebatas data. Hal ini menghasilkan penurunan arus kas.

  • Jangkauan

Salah satu komponen kunci dari sistem ERP adalah arsitektur sistemnya yang terintegrasi. Integrasi ini memungkinkan perusahaan untuk menggunakan sistem yang sama di beberapa geografi. Sebuah perusahaan yang menjalankan sistem ERP dapat memiliki pusat layanan pelanggan di Jakarta, gudang di Surabya dan kantor utama di Jogja. Semua lokasi ini menggunakan dan melihat data yang sama terlepas dari geografi fisiknya. Dalam hal ini, sistem ERP menghilangkan kebutuhan untuk menyimpan data yang berlebihan di beberapa lokasi fisik. Ini juga menghilangkan persyaratan untuk setiap lokasi untuk mengunggah atau mengekstrak data ke dan dari situs penyimpanan data pusat.

  • Produktifitas

Sistem ERP meningkatkan produktivitas. Karena sistem ERP mengintegrasikan data dan proses di berbagai departemen dan lokasi, ini memungkinkan perusahaan untuk memindahkan produk lebih cepat, memproses pesanan lebih cepat, membuat faktur pelanggan lebih cepat dan tentunya pengiriman lebih cepat.

  • Pertimbangan

Sekadar menerapkan ERP tidak memberikan manfaat langsung bagi perusahaan. Misalnya, setelah memanfaatkan ERP perusahaan akan memikirkan dan merekayasa ulang proses dan metodologi bisnis mereka yang ada saat ini. Sistem ERP berupaya merampingkan operasi bisnis dengan mengintegrasikan data dan menyempurnakan proses yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu organisasi. Banyak perusahaan yang menerapkan sistem ERP menemukan perusahaan mereka memiliki banyak silo fungsional. Dengan kata lain, sedikit sekali integrasi yang ada dari satu departemen ke departemen lainnya.

Demikian pertimbangan yang dapat Anda perhatikan sebelum menerpkan ERP secara lebih mendalam. Semoga hal ini dapat membantu Anda dalam mencari pertimbangan dan memilij ERP yang benar.

Artikel Lainnya

Menu
Open chat